Download Aplikasi Ceritamu Hemat Pulsa Off
Info MEDIA LOKAL

Opini : Pengakuan pembunuh Sisca Yofie

Pengakuan pembunuh Sisca Yofie

Kematian Sisca Yofie di Bandung dengan cara yang sadis itu mulai terungkap, setelah salah seorang pelaku menyerahkan diri dan membuat pengakuan yang mengejutkan serta menyeret seorang pelaku lainnya. Dari penjelasan polisi yang dilansir berbagai media bisa disimpulkan, kalau pembunuhan sadis Sisca Yofie itu awalnya tidak direncanakan. Namun karena paniknya pelaku saat beraksi, Sisca akhirnya tewas dengan cara yang menyedihkan yaitu terseret motor hingga ratusan meter karena rambutnya nyangkut di gear motor pelaku.

Kombes Pol Sutarno di Mapolrestabes Bandung pun menjelaskan kronologi kejadian versi pengakuan pelaku. Awalnya saat itu A sedang membonceng W, tapi di tengah perjalanan W minta A untuk berhenti saat melihat ada Sisca yang sendirian dan menenteng sebuah tas. Mobil Sisca saat itu sedang parkir dengan pintu terbuka di luar gerbang rumah tempat Sisca indekos karena hendak masuk rumah.

W langsung turun dari motor dan mengambil tas tersebut. Sisca sempat melakukan perlawanan namun W menyikutnya hingga Sisca terjatuh dan langsung melarikan diri dengan motor. A yang mengendarai motor merasa aneh karena merasa motornya berat saat belok. A pun bertanya kepada W dengan bahasa Sunda, ‘Kunaon berat motor teh (kenapa berat ini motor). Ternyata rambut Sisca menyangkut ke dalam gear motor dan terseret.

Bukannya berhenti W malah menyuruh A untuk ngebut. Dalam keadaan panik, W membacokan senjata tajam untuk memotong rambut Sisca yang nyangkut di gear motor, namun tebasan itu malah mengenai bagian kepala Sisca. Polisi juga telah memastikan dua tersangka pelaku pembunuhan sadis Sisca Yofie di Cipedes, Bandung, itu berinisial A dan W dimana kedua tersangka tersebut punya hubungan keluarga, yaitu paman dan keponakan.

Memang dari awal kasus ini terjadi dan menjadi berta utama di berbagai media, polisi terus menerus menelisik dan kesulitan dalam mengungkap pelakunya. Selain itu ada faktor desas desus seolah kasus ini bermotifkan dendam. Hal itu juga karena peran media yang menyuguhkan berbagai analisis seperti cerita2 detektif yang mengaitkan soal kecantikan korban, akun facebook & twitter serta profesi korban yang rentan berurusan dengan kekerasan. Apalagi ditambah adanya kalimat2 di akun Facebook yang diduga milik Sisca Yofie yang akhirnya mengarah kepada unsur dendam dan akhirnya menimbulkan cerita misteri.

Sungguh mengejutkan kalau benar pengakuan para pelakunya, dan tak ada seorangpun yang bisa menyangka kalau kasus tersebut awalnya cuma kasus kriminal jalanan yang tidak ada unsur rencana pembunuhan seperti yang sudah banyak diberitakan sebelumnya. Tapi pihak Kepolisian juga belum bisa memastikan motif pembunuhan itu, apakah dendam ataukah memang ada motif lain.Karena polisi tak mau dengan mudah percaya begitu saja pengakuan pelaku. Lihat saja mobil, HP dan perhiasan Sisca tidak diambil pelaku.

Apakah masyarakat bisa mempercayai aksi penjambretan yang berujung hilangnya nyawa seseorang itu? bisa saja terjadi. Ataukah ada motif yang lebih besar daripada sekedar penjambretan? Kita tunggu hasil penyelidikan polisi selanjutnya....



Cerita lainnya:



Baca juga:

  1. Belum ada komentar
Tulis Komentar
    • Kayaknya bukan CLEAR Men yang ngejamin Cristiano…

      listiani       139 kali

      Cristiano Ronaldo tuh emang udah langganan kali ya jadi bintang iklan shampoo CLEAR? Soalnya emang lumayan banyak juga sih iklan shampoo CLEAR yang nampilin Cristiano Ronaldo, emang sih ada yang lain juga selain Cristiano Ronaldo tapi yang paling sering tuh dia deh. Apa karena pemain bola itu gampang kena ketombe… selengkapnya