Download Aplikasi Ceritamu Hemat Pulsa Off

Eyang Subur

Eyang Subur
Cerita Terkini

Wanita Semakin Aneh, Dijual tapi gak boleh Beli

Wanita adalah mahluk yang masih dianggap lemah tapi juga diakui punya kekuatan dan daya tarik tersendiri bagi para lelaki. Kalau wanita muslim ada aturan untuk memakai jilbab, sedangkan pria tidak ada aturan yang baku mengenai cara berpakaiannya. Itu karena bagi wanita muslim tubuh wanita selain wajah dan telapak tangan adalah aurat yang harus dijaga dari pandangan lelaki.

Tapi anehnya, coba lihat para wanita yang mengumbar keseksian tubuhnya dengan pakai pakaian terbuka alias seksi. Anehnya mereka malah marah kalo ada yang memperhatikan bagian2 tubuhnya yang terbuka itu. Contohnya seperti kasus di angkot, atau di pusat perbelanjaan, mereka sibuk cari sesuatu untuk menutupi bagian2 tubuhnya yang ngablak alias terbuka.

Ngapain juga ya ribet sendiri, kalau memang sengaja dibuka, bukankah agar bisa dilihat orang banyak? kecuali udah dipasang tulisan "yang boleh lihat cuma si A, atau B atau C doank." Nah, kalau gak mau dilihat atau dipelototin orang, logikanya ya jangan memakai pakaian yang menonjolkan lekuk tubuhnya dong ya. Analoginya seperti sebuah rumah yang sengaja dibiarkan terbuka dari pagar sampai pintu rumahnya, kalau ada kejadian kemalingan ya jangan marah2 lah...

Hebatnya lagi, sekere-kerenya wanita itu masih bisa makan karena aurat mereka termasuk perabotannya itu punya nilai jual yang tinggi. Wanita adalah makluk yang rezekinya ada dikemaluannya, asal dia cantik dan kurang punya "malu", maka siapapun lelaki akan rela memberikan sejumlah uang buat mereka. Coba kita lihat banyak lelaki yang kepincut dengan aurat dan perabotan para wanita itu, mulai dari Ahmad Fathanah sampai Eyang Subur pun tidak terlepas dari godaan aurat wanita cantik. Walau sudah punya bini cantik, masih juga cari yang lain. Hal ini sebenarnya juga membuktikan kalau aurat dan perabotan didalamnya itu adalah sebuah mutiara yang mahal.

Jadi seperti pepatah "lo jual gua beli", kalau sudah dijual ya ada aja yang beli...Wani piro...??


Cerita lainnya:


Cerita Menarik lainnya:

Cerita Lainnya
Info Siapa

Cerita, Info Biografi Eyang Subur yang dulunya tinggal di Dusun Tugu, Desa Kepatihan, Jombang, Jawa Timur, ini bisa dibilang tak berasal dari kalangan berada. Slamet, salah satu tetangganya di Jombang, bercerita di masa lalu dirinya dan Eyang Subur merantau ke Jakarta untuk menjadi tukang jahit.

 

Menurut Slamet, mereka berdua hijrah ke Jakarta untuk mengadu nasib pada tahun 1974. Keduanya pun bekerja di sebuah perusahaan konveksi. Namun sepekan kemudian, Slamet tidak betah dan memilih pulang ke Jombang. Sedangkan Eyang Subur tetap bertahan di Jakarta. Sejak saat itu, Slamet mengaku tidak mengetahui kabar Eyang Subur. Namun sekira tahun 1980, dia mendengar kabar Eyang Subur sudah menjadi seorang paranormal di Jakarta.

Eyang Subur saat ini tinggal di rumah yang serupa dengan kasepuhan. Di sana mereka membahas penyakit, agama, dan negara. Kata permadi mantan anggota DPR. Di rumah Eyang Subur, ada banyak perhiasan mewah. Bahkan ada beberapa perhiasan krist Baca Selengkapnya ..

(sunting)